Tour Itinerary

Pengertian Tour Itinerary secara umum adalah
susunan jadwal perjalanan wisata yang sudah diatur sedemikian rupa secara sistematis
untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada wisatawan. Tour Itinerary
berisi urutan perjalanan / route, penentuan waktu berdasarkan jarak dan waktu
tempuh, keterangan singkat tentang lokasi yang dikunjungi atau dilalui.
Pengetahuan yang menunjang penyusunan Tour
Itinerary
Seorang tour planner sebaiknya memiliki
pemahaman dan pengalaman tentang :
− Geography, dan dapat membaca peta serta
memperkirakan waktu tempuh dan jarak.
− Pernah melakukan survey / kunjungan
langsung / searching dari sumber yang akurat dan terkini
− Memahami detail perjalanan dan point of
interest yang dilalui ataupun yang akan dikunjungi
− Memahami kebutuhan dalam perjalanan,
seperti : kebutuhan udara segar, toilet, kepenatan (kaki tangan dan punggung),
kejenuhan dalam perjalanan
− Memahami tata aturan meal yang layak(
snack dan makan siang/malam ) mencakup waktu dan tempat makan.
− Memahami pengetahuan Traveling Health,
agar dapat mencegah secara dini hal-hal yang ditimbulkan karena trauma
perjalanan (kulit terbakar sinar matahari, mabuk karena terlalu lama perjalanan
tanpa istirahat, akibat menahan air seni, dan akibat terlambat makan.)
− Dapat
melakukan negosiasi dengan baik (dalam melakukan contract rate dan mencari
harga terbaik)
− Dapat
merencanakan budget (dengan bantuan ahli keuangan) dan memperkirakan keuntungan
bagi perusahaan (dan karyawan)
− Memahami
ke-asuransi-an ( asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, dan asuransi di
object wisata)
− Memahami
dan dapat menilai brosur wisata yang baik ( dengan persyaratannya)
Menyusun Itinerary /Tour Program
Itinerary (jadwal acara perjalanan) ,
memuat :
Kegiatan (acara) selama perjalanan yang
dilakukan, route/jalan yang akan ditempuh, waktu, keterangan tentang tempat
yang akan disinggahi, dan berbagai hal yang perlu sebagai penjelasan seluruh
kegiatan.
Dalam menyusun Itinerary, perlu dipahami
apa kebutuhan pengguna jasa (wisatawan) dan tujuan perusahaan pelaksana, dengan
mempertimbangkan beberapa hal ,antara lain :
- Budget (Anggaran yang tersedia)
Menyangkut daya beli calon wisatawan; berapa biaya yang dianggarkan
untuk melaksanakan perjalanan, sehingga acara perjalanan bisa disusun sesuai
keinginan dan daya beli calon wisatawan
- Distance and geography
Berkaitan dengan jarak tempuh dan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan
acara perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, maupun waktu keseluruhan yang
dimiliki calon wisatawan.
- Special events vs free time
Diperhatikan acara kunjungan ke objek-objek wisata dan juga acara
bebas buat wisatawan (untuk kegiatan-kegiatan pribadi)
- Shopping
Diperhatikan pula acara untuk berbelanja sebagai bagian dari daya
tarik perjalanan tersebut.
- Location of accommodation
Dalam memilih akomodasi perlu dipertimbangkan factor lokasi yang
sesuai dengan selera dan keinginan wisatawan.
- Rest and luncheon stops
Beban acara perjalanan hendaknya tidak terlalu berat, harus dipertimbangkan
waktu istirahat dan juga waktu makan siang.
- Tour members
Jumlah peserta wisata perlu dipertimbangkan untuk menentukan jadwal
acara perjalanan.
(Sumber : Diknas)
No comments:
Post a Comment