lembaga n 1 asal mula (yg akan menjadi sesuatu); bakal
(binatang, manusia, atau tumbuhan); 2
bentuk (rupa, wujud) yg asli; 3 acuan;
ikatan (tt mata cincin dsb); 4 badan
(organisasi) yg tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan
suatu usaha; 5 ark kepala suku (di
Negeri Sembilan); 6 pola perilaku manusia
yg mapan, terdiri atas interaksi sosial berstruktur dl suatu kerangka nilai yg
relevan;adat
diisi -- dituang, pb hendaklah segala sesuatu dilakukan menurut
kebiasaan;
mandiri a dl keadaan
dapat berdiri sendiri; tidak bergantung pd orang lain: sejak kecil ia sudah
biasa -- sehingga bebas dr ketergantungan pd orang lain;
orang n 1 manusia (dl arti khusus); 2 manusia (ganti diri ketiga yg tidak tentu): jangan lekas percaya
pd mulut --; 3 dirinya
sendiri; manusianya sendiri: saya tidak bertemu dng -- nya; 4 kata penggolong untuk manusia: lima -- nelayan; 5 anak buah (bawahan): mereka itu -- nya Pak Camat; 6 rakyat (dr suatu negara); warga negara: -- Pakistan; 7 manusia yg berasal dr atau tinggal di suatu
daerah (desa, kota, negara, dsb): dia -- Bogor; suaminya -- Eropa; 8 suku bangsa; 9
manusia lain; bukan diri sendiri; bukan kaum (golongan, kerabat) sendiri: jangankan anak
sendiri, anak -- pun saya tolong; negeri -- , negeri lain (bukan
negeri kita); 10 cak karena
(sebenarnya): mana
dapat membayar, -- belum gajian;-- berdendang di pentasnya, -- beraja di
hatinya, pb menurutkan rasa (sesuka) hati masing-masing; -- tua diajar makan
pisang, pb orang yg sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari; spt menanti --
dahulu, mengejar orang kemudian, pb perbuatan yg sia-sia;
-- tua 1 ayah ibu kandung; 2
(orang tua) orang yg dianggap tua (cerdik pandai, ahli, dsb); orang-orang yg
dihormati (disegani) di kampung; tetua;
peserta
n
orang yg ikut serta atau yg mengambil bagian (msl dl kongres, seminar,
lokakarya, dan pertandingan);
didik v, mendidik v memelihara dan memberi latihan (ajaran,
tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran: seorang ibu wajib ~ anaknya
baik-baik;
komunitas n kelompok
organisme (orang dsb) yg hidup dan saling berinteraksi di dl daerah tertentu;
masyarakat; paguyuban;
sekolah n 1 bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar
serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut tingkatannya, ada) -- dasar, -- lanjutan,
-- tinggi; (menurut jurusannya, ada) -- dagang, -- guru, -- teknik, --
pertanian, dsb: keluar -- , sudah tidak belajar di sekolah
lagi; pernah
duduk di bangku -- , pernah belajar di sekolah; tidak makan -- , cak
tidak mendapat pendidikan di sekolah; tidak terpelajar; 2 waktu atau pertemuan ketika murid diberi
pelajaran: --
mulai pukul setengah delapan pagi; 3
usaha menuntut kepandaian (ilmu pengetahuan); pelajaran; pengajaran: ia hendak melanjutkan
-- nya ke Jakarta; -- nya tinggi, sudah banyak mendapat pelajaran; sudah masak -- nya,
sudah pandai benar; 4 cak belajar
di sekolah; pergi ke sekolah; bersekolah: mengapa engkau tidak -- hari ini?;
tokoh [1] n 1 rupa
(wujud dan keadaan); macam atau jenis: -- bulat spt uang ringgit; pesawat terbang
yg baru dibeli itu sama -- nya dng B-25; 2
bentuk badan; perawakan: melihat -- badannya, banyak orang menyangka ia adalah seorang
pegulat; 3 ki orang yg
terkemuka dan kenamaan (dl bidang politik, kebudayaan, dsb): ia adalah seorang --
politik yg disegani; 4 Sas
pemegang peran (peran utama) dl roman atau drama;
masyarakat n sejumlah
manusia dl arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yg mereka
anggap sama: --
terpelajar;
peduli v
mengindahkan; memperhatikan; menghiraukan: mereka asyik memperkaya diri, mereka
tidak -- orang lain yg menderita;
pendidikan
n
proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dl usaha
mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara,
perbuatan mendidik;~ akademik pendidikan
akademis; ~ akademis pendidikan yg
berhubungan dng bidang ilmu (studi) spt bahasa, ilmu-ilmu sosial, matematika,
ilmu pengetahuan alam; ~ campuran
pendidikan yg diberikan kpd anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama dl
satu ruangan; ~ dasar pendidikan minimum
(terendah) yg diwajibkan bagi semua warga negara; ~
eklektik pelatihan atau pendidikan yg dilakukan dng menggunakan
berbagai teknik, ancangan, dan metode yg sesuai secara simultan; ~ formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan
yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun
yg bersifat khusus; ~ informal pendidikan
atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak
terorganisasi; ~ keagamaan kegiatan di
bidang pendidikan dan pengajaran dng sasaran utama memberikan pengetahuan
keagamaan dan menanamkan sikap hidup beragama; ~
kedinasan pendidikan yg berusaha meningkatkan kemampuan dl
pelaksanaan tugas kedinasan untuk pegawai atau calon pegawai instansi
pemerintah; ~ kejuruan pelatihan atau
pendidikan yg memberikan keterampilan tertentu kpd siswa untuk pekerjaan
tertentu; ~ kesehatan kegiatan di bidang
penyuluhan kesehatan umum dng tujuan menyadarkan dan mengubah sikap serta
perilaku masyarakat agar tercapai tingkat kesehatan yg diinginkan; ~ kewarganegaraan program pendidikan yg membina
para pelajar agar menjadi warga negara yg baik sehingga mampu hidup
bersama-sama dl masyarakat, baik sbg anggota keluarga, masyarakat, maupun sbg
warga negara; ~ konservasi upaya secara
sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama
kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi; ~
konservasi sumber daya alam kegiatan dl rangka mengubah perilaku
(pengetahuan, sikap, kesadaran, dan keterampilan) yg ada kaitannya dng upaya
konservasi sumber daya alam; ~ liberal
pendidikan umum yg bersifat akademis dng tujuan utama memberikan pengetahuan
atau peradaban yg seluas-luasnya; ~ luar biasa
pendidikan yg khusus diselenggarakan untuk peserta didik yg menyandang kelainan
fisik dan/atau mental; ~ massa kegiatan
yg bersifat pendidikan yg berskala luas melalui surat kabar, film, radio,
televisi, perpustakaan, dan museum dng tujuan menyampaikan informasi dan
mempengaruhi opini publik; ~ medis
kegiatan yg secara formal bertujuan mendidik serta mengembangkan pengetahuan yg
berhubungan dng masalah kedokteran; ~ menengah
jenjang pendidikan formal setelah pendidikan dasar; ~
menengah keagamaan pendidikan yg mengutamakan penguasaan pengetahuan
khusus tt ajaran suatu agama; ~ menengah kejuruan 1
pendidikan yg mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk
melaksanakan jenis pekerjaan tertentu; 2
bentuk satuan pendidikan menengah yg diselenggarakan untuk melanjutkan dan
meluaskan pendidikan dasar serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan
kerja dan mengembangkan sikap profesional; ~
menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan
keterampilan peserta didik; ~ moral
pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara
lain, tercakup dl mata pelajaran Agama; ~
nasional pendidikan yg bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan
mengembangkan manusia Indonesia (manusia yg beriman dan bertakwa, berbudi
pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dsb); ~ nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan
secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan; ~ orang dewasa kegiatan secara terorganisasi yg
bertujuan memberikan pendidikan kpd orang dewasa, yg diselenggarakan pd waktu
tertentu; ~ profesional pendidikan yg
diarahkan terutama pd kesiapan penerapan keahlian tertentu; ~ rakyat pendidikan yg ditujukan kpd semua anak
dan diselenggarakan oleh atau dng bantuan pemerintah; ~ seks pendidikan yg bertujuan memberi pengetahuan
tt seks, fungsi biologis kelamin, kehamilan, dsb; ~
sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk
memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial; ~ terbuka pendidikan melalui lembaga formal yg
peserta didiknya tidak dibatasi oleh usia, jumlah, dan tempat; ~ tinggi jenjang pendidikan formal setelah
pendidikan menengah (pd akademi atau universitas); ~
umum pendidikan yg bertujuan mengembangkan sikap, kemampuan, dan
tingkah laku yg diinginkan oleh masyarakat, tetapi tidak dimaksudkan untuk
menyiapkan siswa menguasai keterampilan untuk pekerjaan tertentu; ~ universal sistem pendidikan yg memberikan
kesempatan kpd semua anak untuk memperoleh pendidikan tanpa menghiraukan suku,
jenis kelamin, kepercayaan, dan kemampuan