Cari

hadap

hadap adalah …
 Perempuan, Pertemuan, Percakapan, Pirang Sofbol, Pelatih, Wasit, Olahraga
hadap n 1 sisi atau bidang sebelah muka; muka: rumah itu tidak tentu -- belakangnya; 2 arah ke (terutama tt sesuatu yg tidak bergerak): ke mana -- gedung itu;

berhadapan (dng) v 1 bermuka (dng); bertentangan (dng); bertemu muka (dng): kantornya ~ dng Balai Kota; pasukan itu ~ dng musuh; 2 berdekatan dan tentang-menentang (tidak belakang-membelakangi): penumpang delman duduk ~; 3 bertanding (dng); melawan: regu A ~ dng regu B;~ muka bertemu muka; bersemuka;

berhadap-hadapan v berhadapan: kami duduk ~;

menghadap v 1 menaruh ke (muka atau bagian depannya): rumahnya ~ ke barat; 2 datang bertemu dng; datang menjumpai: murid yg datang terlambat harus ~ gurunya; 3 datang ke (kantor, pengadilan, dsb): ia sudah menerima panggilan untuk ~ ke pengadilan;~ surut menengok ke belakang;

menghadapi v 1 duduk dsb berhadapan dng: anak itu sedang asyik ~ mainannya; 2 bertemu muka dng; berjumpa dng: bagaimana perasaanmu ketika ~ mantan istrimu; 3 menjumpai; mengalami (bahaya, musibah, kesulitan, dsb): tahun ini kita tidak ~ kesulitan air; 4 menjelang (menyongsong): para petani sudah bersiap-siap ~ panen; 5 melawan; bertanding dng: minggu depan kesebelasan A ~ kesebelasan B; di kampung ini belum ada yg berani ~ jago silat itu; 6 menyambut: mereka sudah siap ~ Lebaran;

menghadapkan v 1 mengarahkan ke: pewara ~ corong pengeras suara kpd hadirin; 2 membawa menghadap: jaksa ~ beberapa orang sbg saksi; 3 mempertandingkan; memperlawankan: promotor sudah berusaha ~ kedua petinju itu;

memperhadapkan v 1 mempertemukan berhadapan: hakim akan ~ kedua orang yg bersengketa itu; 2 mengemukakan; membawa (mengajukan) ke muka: ketua sidang ~ keputusan yg telah diambil kpd hadirin;

terhadap p kata depan untuk menandai arah; kepada; lawan: ia segan ~ ayahku; tindakan ~ musuh sangat kejam;

hadapan n 1 muka; depan: ia menunggu di ~ rumah; jangan membuat malu di ~ orang banyak; 2 yg akan datang: pameran itu diselenggarakan bulan ~; 3 pada (pd alamat surat): ke ~ Ayahanda;

penghadapan n balai tempat menghadap raja;

bersehadap v berhadapan: mereka berdiri ~ lalu membungkuk memberi hormat

sisi n 1 samping (kanan atau kiri); sebelah: kantornya terletak di -- barat gedung besar itu; 2 tepi; pinggir: anak itu sedang mengail di -- danau; : ia tinggal di -- rumahku; 3 rusuk: serangan dilancarkan dr -- kiri; 4 garis lurus yg membatasi suatu bidang; segi: murid itu melukis segi tiga sama --; 5 pihak: ia berada di -- yg benar;

bidang 1 n permukaan (yg) rata dan tentu batasnya: kubus itu mempunyai enam --; 2 n ukuran panjang (5 hasta) untuk mengukur panjang (tikar, layar, kulit, dsb): berapa -- tikar ini; 3 n lapangan (dl arti lingkungan pekerjaan, pengetahuan, dsb): -- perburuhan; 4 n segi pandangan; aspek: masalah itu harus ditinjau dr -- ilmu ketatanegaraan; 5 p kata penggolong bagi barang-barang yg luas spt tanah, sawah, ladang: dua -- tanahnya ditanami sayur-sayuran; 6 a lebar: dadanya --; 7 kolom yg terdapat pd kartu berlubang untuk menuliskan informasi khusus; 8 bagian tertentu dl rekaman komputer, msl dl rekaman bibliografi, pengarang, atau tanggal publikasi dokumen;

muka n 1 bagian depan kepala, dr dahi atas sampai ke dagu dan antara telinga yg satu dan telinga yg lain: setiap pagi ia membasuh -- nya dng air hangat; 2 wajah; air muka; rupa muka: disambut dng -- manis; 3 orang: pd malam itu kita dikenalkan dng beberapa -- baru; 4 bagian luar sebelah depan; depan; hadapan: mereka menunggu kami di -- kantor; 5 sisi bagian (sebelah depan): bagian -- rumah itu dibuat bergaya Spanyol; 6 halaman (buku); pagina: bagian yg kaucari itu terdapat dl bukumu pd -- 10; 7 bidang rata di atas suatu benda (air, laut, bumi, dsb); permukaan: segala yg ada di -- bumi; 8 yg dahulu; yg terdahulu: di -- sudah saya uraikan tt hal itu; 9 yg akan datang: minggu --; mereka akan menikah pd bulan -- ini;-- bagai ditampar dng kulit babi, pb hal orang yg tidak tahu malu; seseorang yg kelihatannya senang dan kaya, tetapi yg sebenarnya hidup dng utang; berminyak -- nya, pb senang; gembira; bertemu -- dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai); buruk -- cermin dibelah, pb krn kesalahan (kebodohan) sendiri, orang lain dipersalahkan; merah padam -- nya, pb marah sekali; tarik -- dua belas, pb perihal orang yg sangat kecewa dan kelihatan selalu kesal; terpecak peluh di -- , pb malu sekali; beralih -- , ki membuang muka; memberi -- , ki memberi hati; tidak memalukan;

depan n hadapan; muka: rumahnya di -- rumahku; anak-anak berjalan di -- , yg besar berjalan di belakang;

arah [1] n 1 jurusan: ia naik bus -- utara; 2 tujuan; maksud: mereka berbicara tidak tentu -- nya;

ke [4] p kata depan untuk menandai arah atau tujuan: Ibu sedang pergi -- pasar; rumahnya menghadap -- utara

datang 1 v tiba di tempat yg dituju: ia -- pukul 08.00; 2 v berasal: mereka -- dr desa; dr mana -- nya cinta, dr mata turun ke hati; 3 v hadir; muncul: ia tidak -- krn sakit; tiba-tiba ia -- di tengah-tengah kita; 4 n kelak kemudian; nanti: masa --;-- tampak muka, pulang tampak punggung, pb hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dr rumah orang;

berte·mu v 1 ditemukan; diperoleh; terdapat di; kedapatan di: batu permata seelok ini tidak akan ~ di negara ini; 2 berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; 3 mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; 4 berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; 5 menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb: dua sungai itu ~ di dekat laut; tepi langit ~ dng permukaan laut; 6 sesuai atau cocok (perkataan dng perbuatan, teori dng praktik, dsb); janjinya tidak pernah ~; teori yg tidak ~ dl praktik; 7 benar-benar terjadi (tt ramalan, dugaan, dsb); 8 sampai atau tercapai (tt harapan, cita-cita, dsb): apa yg kuimpikan seminggu yg lalu, ~ juga pd hari ini; 9 dapat atau kena (bahaya, bencana, dsb): ~ dng bahaya maut;~ muka dng tedung, pb bertemu (berharap-harap) antara dua orang yg sama-sama kuat (pandai);~ belakang bertemu punggung; belakang-membelakangi; ~ lutut duduk dng merapatkan kaki (lutut); ~ muka berhadapan muka; ~ muka dan bertukar pikiran dng golongan tua telah diadakannya; ~ roma berselisih; bertikai; ~ ruas dng buku, pb sudah jodohnya (seorang laki-laki dng perempuan);

bawa v, membawa v 1 memegang atau mengangkat sesuatu sambil berjalan atau bergerak dr satu tempat ke tempat lain: ia - oleh-oleh untuk adiknya; hari ini ia tidak - uang sepeser pun; 2 mengangkut; memuat; memindahkan; mengirimkan: kami menyewa kendaraan untuk - belanjaan kami ke rumah; 3 mengajak pergi; pergi bersama-sama; memimpin: sewaktu pembantunya pulang ke kampung, ia terpaksa - anaknya ke pasar; pemimpin-pemimpin kita berusaha - kita ke kemakmuran; 4 mendatangkan; mengakibatkan; menyebabkan: kopor seberat ini tidak akan - oleh anak itu; 5 menarik atau melibatkan (dl urusan, perkara, dsb): dl urusan itu, kamu jangan sampai - nama keluargamu;

aju, mengajukan v 1 mengemukakan (usul, permintaan, sanggahan, protes, dsb): ia ~ beberapa pertanyaan kpd ketua; 2 membawa ke depan; menampilkan (pasukan dsb): mereka ~ pasukan cadangan;

kepada p kata depan untuk menandai tujuan orang: buku ini saya berikan -- mu

pada [1] p 1 kata depan yg dipakai untuk menunjukkan posisi di atas atau di dl hubungan dng, searti dng di (dipakai di depan kata benda, kata ganti orang, keterangan waktu) atau ke: -- dasarnya; ada -- nya (ku, mu); -- keesokan harinya; 2 menurut ...: -- sangkanya


didik

didik adalah ...
 Anak Laki-Laki, Sekolah, Guru Pekerjaan, Sekolah, Mengajar, Pendidikan
didik v, mendidik v memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran: seorang ibu wajib ~ anaknya baik-baik;

didikan n 1 hasil mendidik: pd umumnya anak-anak ~ Taman Siswa pd zaman Belanda tebal rasa kebangsaannya; 2 anak atau hewan yg dididik: anak yg saleh itu ~ orang tuanya; 3 cara mendidik: bukan krn apa anak itu, hanya salah ~;

pendidik n orang yg mendidik;

pendidikan n proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dl usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik;~ akademik pendidikan akademis; ~ akademis pendidikan yg berhubungan dng bidang ilmu (studi) spt bahasa, ilmu-ilmu sosial, matematika, ilmu pengetahuan alam; ~ campuran pendidikan yg diberikan kpd anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama dl satu ruangan; ~ dasar pendidikan minimum (terendah) yg diwajibkan bagi semua warga negara; ~ eklektik pelatihan atau pendidikan yg dilakukan dng menggunakan berbagai teknik, ancangan, dan metode yg sesuai secara simultan; ~ formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus; ~ informal pendidikan atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak terorganisasi; ~ keagamaan kegiatan di bidang pendidikan dan pengajaran dng sasaran utama memberikan pengetahuan keagamaan dan menanamkan sikap hidup beragama; ~ kedinasan pendidikan yg berusaha meningkatkan kemampuan dl pelaksanaan tugas kedinasan untuk pegawai atau calon pegawai instansi pemerintah; ~ kejuruan pelatihan atau pendidikan yg memberikan keterampilan tertentu kpd siswa untuk pekerjaan tertentu; ~ kesehatan kegiatan di bidang penyuluhan kesehatan umum dng tujuan menyadarkan dan mengubah sikap serta perilaku masyarakat agar tercapai tingkat kesehatan yg diinginkan; ~ kewarganegaraan program pendidikan yg membina para pelajar agar menjadi warga negara yg baik sehingga mampu hidup bersama-sama dl masyarakat, baik sbg anggota keluarga, masyarakat, maupun sbg warga negara; ~ konservasi upaya secara sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi; ~ konservasi sumber daya alam kegiatan dl rangka mengubah perilaku (pengetahuan, sikap, kesadaran, dan keterampilan) yg ada kaitannya dng upaya konservasi sumber daya alam; ~ liberal pendidikan umum yg bersifat akademis dng tujuan utama memberikan pengetahuan atau peradaban yg seluas-luasnya; ~ luar biasa pendidikan yg khusus diselenggarakan untuk peserta didik yg menyandang kelainan fisik dan/atau mental; ~ massa kegiatan yg bersifat pendidikan yg berskala luas melalui surat kabar, film, radio, televisi, perpustakaan, dan museum dng tujuan menyampaikan informasi dan mempengaruhi opini publik; ~ medis kegiatan yg secara formal bertujuan mendidik serta mengembangkan pengetahuan yg berhubungan dng masalah kedokteran; ~ menengah jenjang pendidikan formal setelah pendidikan dasar; ~ menengah keagamaan pendidikan yg mengutamakan penguasaan pengetahuan khusus tt ajaran suatu agama; ~ menengah kejuruan 1 pendidikan yg mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu; 2 bentuk satuan pendidikan menengah yg diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan dasar serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional; ~ menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama; ~ nasional pendidikan yg bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia (manusia yg beriman dan bertakwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dsb); ~ nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan; ~ orang dewasa kegiatan secara terorganisasi yg bertujuan memberikan pendidikan kpd orang dewasa, yg diselenggarakan pd waktu tertentu; ~ profesional pendidikan yg diarahkan terutama pd kesiapan penerapan keahlian tertentu; ~ rakyat pendidikan yg ditujukan kpd semua anak dan diselenggarakan oleh atau dng bantuan pemerintah; ~ seks pendidikan yg bertujuan memberi pengetahuan tt seks, fungsi biologis kelamin, kehamilan, dsb; ~ sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial; ~ terbuka pendidikan melalui lembaga formal yg peserta didiknya tidak dibatasi oleh usia, jumlah, dan tempat; ~ tinggi jenjang pendidikan formal setelah pendidikan menengah (pd akademi atau universitas); ~ umum pendidikan yg bertujuan mengembangkan sikap, kemampuan, dan tingkah laku yg diinginkan oleh masyarakat, tetapi tidak dimaksudkan untuk menyiapkan siswa menguasai keterampilan untuk pekerjaan tertentu; ~ universal sistem pendidikan yg memberikan kesempatan kpd semua anak untuk memperoleh pendidikan tanpa menghiraukan suku, jenis kelamin, kepercayaan, dan kemampuan

memelihara v 1 menjaga dan merawat baik-baik: ~ kesehatan badan; ~ orang sakit; ~ anak bini; 2 mengusahakan dan menjaga (supaya tertib, aman, dsb): ~ keamanan dan ketertiban; 3 mengusahakan (mengolah): ~ sawah ladang; ~ tanam-tanaman; 4 menjaga dan mendidik baik-baik: ~ anak-anak yatim; 5 memiara atau menernakkan (tt binatang): ~ ayam, itik; 6 mempunyai: ~ gundik (bujang dsb); 7 membiarkan tumbuh (tt rambut): ~ kumis (cambang dsb); 8 menyelamatkan; melindungi; melepaskan (meluputkan) dr bahaya dsb: ~ negeri dr bencana; ~ hamba rakyatnya;~ hati ki menjaga agar orang lain tidak tersinggung (marah dsb); tenggang rasa; ~ lidah ki mengusahakan dan menjaga baik-baik dl berbicara agar tidak berkata-kata yg kurang baik atau kurang sopan; ~ mata menjaga mata agar tidak melihat barang yg diharamkan oleh agama; ~ mulut ki menjaga agar tidak berkata sembarangan; ~ tangan ki tidak melakukan sesuatu semaunya;

beri v, memberi v 1 menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia - uang dan pakaian kpd pengemis itu; 2 menyediakan (melakukan dsb) sesuatu untuk: dia berkewajiban membersihkan kandang dan - makan kambing; - pertolongan; 3 memperbolehkan; mengizinkan: dia tidak - anak-anaknya bermain dng anak berandal itu; 4 menyebabkan (menjadikan) menderita (kena): perbuatanmu yg tidak baik telah - malu keluarga kita; 5 menjadikan supaya: - ingat; - tahu; 6 membubuhi (meletakkan, mengenakan, dsb): dia - gula pd air teh itu; - warna pd gambar bunga mawar;

latihan n 1 hasil berlatih: ~ yg diikutinya sudah memadai; 2 cak pelatihan: untuk mencapai prestasi yg baik ~ perlu diperbanyak; 3 cak pendidikan untuk memperoleh kemahiran atau kecakapan: ~ yg diberikan tanpa teori itu kurang bermanfaat; 4 cak berlatih;~ elokan Sen latihan yg diadakan untuk menyempurnakan semua perincian laku dan dialog; ~ formal latihan yg berdasarkan satu jenis bahan atau situasi untuk mengembangkan kemampuan umum, keterampilan, atau sifat tertentu; ~ gabungan latihan yg dilakukan oleh satuan-satuan antarangkatan (dl kemiliteran); ~ gerak Tern waktu yg diberikan kpd ternak besar (sapi, kerbau, kuda) untuk keluar kandang dan bergerak bebas di lapangan; ~ jabatan Adm latihan untuk meningkatkan mutu, keahlian, kemampuan, dan keterampilan (dilakukan setelah dan selama menduduki jabatan atau pekerjaan tertentu); ~ keahlian Adm bagian pendidikan yg bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yg disyaratkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk latihan ketatalaksanaan; ~ kejuruan latihan keahlian; ~ kondisi latihan untuk menjaga dan meningkatkan kondisi pemain; ~ lapangan Mil latihan taktis di medan, yg keadaannya serupa dng pertempuran, sarananya disediakan secara nyata, baik sebagian maupun seluruhnya; ~ medan tanpa pasukan Mil latihan peta yg dilakukan di medan yg sesungguhnya; ~ meja pasir Sen latihan praktis dng meja pasir dan maket untuk satuan dan perseorangan; ~ paripurna satu di antara latihan terakhir menjelang pertunjukan (pementasan), dilakukan seakan-akan latihan tsb merupakan pertunjukan yg sesungguhnya; ~ pemanggungan Sen latihan yg dilakukan di atas pentas dan menyertakan segala unsur yg terlibat dl produksi selengkap mungkin; ~ peta Mil latihan taktis dng menggunakan peta sbg alat untuk membayangkan medan; ~ prajabatan Adm latihan yg diberikan kpd calon pegawai negeri sipil dng tujuan agar terampil dl melaksanakan tugas yg akan dipercayakan kepadanya (dilakukan sebelum yg bersangkutan bekerja atau menduduki jabatan tertentu); pendidikan sebelum bekerja; ~ sensitivitas latihan yg diberikan kpd kelompok yg sensitif; ~ silang latihan kemajuan dl keterampilan motorik pd salah satu tubuh yg tidak dilatih ~ staf Mil latihan taktis dng para peserta, terdiri atas personel staf satuan, markas, dan perhubungan; ~ taktis Mil latihan pasukan pd semua taraf operasi tempur, termasuk berbaris, pengamanan, serangan, pertahanan, dan pengunduran; ~ tanding latihan untuk menghadapi pertandingan; ~ tempur Mil latihan teknik pertempuran; ~ tubi latihan secara berulang-ulang; latihan yg intensif dan secara berturut-turut (bertubi-tubi);

ajaran n segala sesuatu yg diajarkan; nasihat; petuah; petunjuk: ia senantiasa memegang teguh ~ orang tuanya; paham: ~ terlarang;

tuntunan n 1 bimbingan; 2 petunjuk; pedoman

pimpinan n hasil memimpin; bimbingan; tuntunan: berkat ~ nya, perusahaan itu mendapat kemajuan yg sangat pesat;

akhlak n budi pekerti; kelakuan: krisis --; pendidikan --

kecerdasan n 1 perihal cerdas; 2 perbuatan mencerdaskan; kesempurnaan perkembangan akal budi (spt kepandaian, ketajaman pikiran): perpustakaan didirikan untuk meningkatkan ~ masyarakat;~ emosional kecerdasan yg berkenaan dng hati dan kepedulian antarsesama manusia, makhluk lain, dan alam sekitar; ~ intelektual kecerdasan yg menuntut pemberdayaan otak, hati, jasmani, dan pengaktifan manusia untuk berinteraksi secara fungsional dng yg lain; ~ spiritual kecerdasan yg berkenaan dng hati dan kepedulian antarsesama manusia, makhluk lain, dan alam sekitar berdasarkan keyakinan akan adanya Tuhan Yang Maha Esa

pikiran n 1 hasil berpikir (memikirkan): ia pandai menangkap ~ dan perasaan orang lain; 2 akal; ingatan; 3 akal (dl arti daya upaya): mendapat ~; 4 angan-angan; gagasan: ~ baru; 5 niat; maksud: tidak ada ~ akan berhenti bersekolah;~ beramuk menjadi bingung; ~ bercabang bimbang; ragu; ~ buntu tidak dapat berpikir lebih lanjut; tidak dapat menemukan jalan pemecahan masalah; ~ gila pendapat yg tidak mungkin dilaksanakan; ~ pendek picik; ~ tumpul bodoh;


tamat

tamat adalah
 Sekak, Catur, Pengunduran Diri, Konflik Motogp, Valentine Merah, Ras
tamat v berakhir; habis; selesai (dibaca, diceritakan, dipertunjukkan, dsb); khatam;
-- belajar sudah selesai menempuh pendidikan;
-- riwayatnya 1 habis riwayatnya; mati; 2 sudah habis; sudah berhenti dan tidak terus lagi (tt suatu kegiatan, kemasyhuran, dsb): setelah dipecat krn korupsi yg dilakukannya itu, ~ nya;

menamatkan v membaca (menceritakan dsb) sampai habis; membuat menjadi tamat; menyelesaikan; mengakhiri; menyudahi;~ Alquran khatam membaca Alquran; ~ hidupnya bunuh diri; ~ pidatonya mengakhiri pidatonya; ~ riwayatnya mengakhiri hidupnya; mati; ~ sekolah menyelesaikan sampai tingkat akhir;

tamatan n yg sudah tamat belajar; lulusan; keluaran: ~ perguruan tinggi

akhir n 1 belakang; yg belakang sekali; kemudian: suku kata yg --; 2 kesudahan; penghabisan: pd -- tahun ini;
berakhir v 1 selesai; habis: perundingan telah ~; 2 berkesudahan; dihabisi: peristiwa itu ~ dng pembunuhan yg kejam;

habis 1 v tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; 2 v selesai: pertunjukan sudah hampir --; 3 v tamat: bacalah buku itu sampai --; 4 v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; 5 v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; 6 p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; 7 adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; 8 n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan;-- perkara, nasi sudah menjadi bubur, pb tidak ada gunanya dibicarakan lagi; -- manis sepah dibuang, pb sesudah tidak berguna lagi, lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi dsb);

selesai v 1 sudah jadi (tt sesuatu yg dibuat); habis dikerjakan: mudah-mudahan pembuatan jembatan itu dapat -- akhir tahun ini; 2 habis; tamat; berakhir: pertunjukan -- pukul 23.00; 3 beres (terbayar, lunas, impas): utangnya sudah --; 4 putus (tt perkara, harga, perundingan, dsb): perkaranya belum --; 5 teratur rapi; tidak kusut (tt rambut); jelas lagi baik (tt perkataan dsb): rambutnya -- diandam; kejadian itu diceritakannya dng --;

pendidikan n proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dl usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik;~ akademik pendidikan akademis; ~ akademis pendidikan yg berhubungan dng bidang ilmu (studi) spt bahasa, ilmu-ilmu sosial, matematika, ilmu pengetahuan alam; ~ campuran pendidikan yg diberikan kpd anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama dl satu ruangan; ~ dasar pendidikan minimum (terendah) yg diwajibkan bagi semua warga negara; ~ eklektik pelatihan atau pendidikan yg dilakukan dng menggunakan berbagai teknik, ancangan, dan metode yg sesuai secara simultan; ~ formal segenap bentuk pendidikan atau pelatihan yg diberikan secara terorganisasi dan berjenjang, baik yg bersifat umum maupun yg bersifat khusus; ~ informal pendidikan atau pelatihan yg terdapat di dl keluarga atau masyarakat dl bentuk yg tidak terorganisasi; ~ keagamaan kegiatan di bidang pendidikan dan pengajaran dng sasaran utama memberikan pengetahuan keagamaan dan menanamkan sikap hidup beragama; ~ kedinasan pendidikan yg berusaha meningkatkan kemampuan dl pelaksanaan tugas kedinasan untuk pegawai atau calon pegawai instansi pemerintah; ~ kejuruan pelatihan atau pendidikan yg memberikan keterampilan tertentu kpd siswa untuk pekerjaan tertentu; ~ kesehatan kegiatan di bidang penyuluhan kesehatan umum dng tujuan menyadarkan dan mengubah sikap serta perilaku masyarakat agar tercapai tingkat kesehatan yg diinginkan; ~ kewarganegaraan program pendidikan yg membina para pelajar agar menjadi warga negara yg baik sehingga mampu hidup bersama-sama dl masyarakat, baik sbg anggota keluarga, masyarakat, maupun sbg warga negara; ~ konservasi upaya secara sadar dan berencana, baik melalui pendidikan formal maupun informal, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat thd bidang konservasi alam, terutama kesadaran pada pengunjung kawasan konservasi; ~ konservasi sumber daya alam kegiatan dl rangka mengubah perilaku (pengetahuan, sikap, kesadaran, dan keterampilan) yg ada kaitannya dng upaya konservasi sumber daya alam; ~ liberal pendidikan umum yg bersifat akademis dng tujuan utama memberikan pengetahuan atau peradaban yg seluas-luasnya; ~ luar biasa pendidikan yg khusus diselenggarakan untuk peserta didik yg menyandang kelainan fisik dan/atau mental; ~ massa kegiatan yg bersifat pendidikan yg berskala luas melalui surat kabar, film, radio, televisi, perpustakaan, dan museum dng tujuan menyampaikan informasi dan mempengaruhi opini publik; ~ medis kegiatan yg secara formal bertujuan mendidik serta mengembangkan pengetahuan yg berhubungan dng masalah kedokteran; ~ menengah jenjang pendidikan formal setelah pendidikan dasar; ~ menengah keagamaan pendidikan yg mengutamakan penguasaan pengetahuan khusus tt ajaran suatu agama; ~ menengah kejuruan 1 pendidikan yg mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu; 2 bentuk satuan pendidikan menengah yg diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan dasar serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional; ~ menengah umum pendidikan yg mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik; ~ moral pendidikan budi pekerti spt mengajarkan etika dan akhlak (di sekolah dsb): ~ moral itu, antara lain, tercakup dl mata pelajaran Agama; ~ nasional pendidikan yg bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia (manusia yg beriman dan bertakwa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dsb); ~ nonformal segenap bentuk pelatihan yg diberikan secara terorganisasi di luar pendidikan formal, msl kursus keterampilan; ~ orang dewasa kegiatan secara terorganisasi yg bertujuan memberikan pendidikan kpd orang dewasa, yg diselenggarakan pd waktu tertentu; ~ profesional pendidikan yg diarahkan terutama pd kesiapan penerapan keahlian tertentu; ~ rakyat pendidikan yg ditujukan kpd semua anak dan diselenggarakan oleh atau dng bantuan pemerintah; ~ seks pendidikan yg bertujuan memberi pengetahuan tt seks, fungsi biologis kelamin, kehamilan, dsb; ~ sosial kegiatan sekolah yg direncanakan dan diarahkan untuk memelihara pembelajaran sosial dan untuk meningkatkan kemampuan sosial; ~ terbuka pendidikan melalui lembaga formal yg peserta didiknya tidak dibatasi oleh usia, jumlah, dan tempat; ~ tinggi jenjang pendidikan formal setelah pendidikan menengah (pd akademi atau universitas); ~ umum pendidikan yg bertujuan mengembangkan sikap, kemampuan, dan tingkah laku yg diinginkan oleh masyarakat, tetapi tidak dimaksudkan untuk menyiapkan siswa menguasai keterampilan untuk pekerjaan tertentu; ~ universal sistem pendidikan yg memberikan kesempatan kpd semua anak untuk memperoleh pendidikan tanpa menghiraukan suku, jenis kelamin, kepercayaan, dan kemampuan

mati v 1 sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu -- seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah -- , akarnya pun sudah busuk; 2 tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda --; 3 tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); 4 tidak berasa lagi (tt kulit dsb); 5 padam (tt lampu, api, dsb); 6 tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah -- , ia tidak dapat berbuat apa-apa; 7 tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); 8 sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); 9 ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan --; 10 diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin --; 11 tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini --; 12 tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata --;-- anak berkalang bapak, -- bapak berkalang anak, pb anak dan bapak wajib tolong-menolong; -- dicatuk katak, pb orang yg berkuasa dikalahkan oleh orang yg lemah; -- gajah tidak dapat belalainya, -- harimau tidak dapat belangnya, pb tahu melakukan perbuatan jahat dan tahu pula menyembunyikan dan menghilangkannya; -- ikan krn umpan -- sahaya krn budi, pb manusia dapat dibujuk atau dikuasai dng budi atau mulut manis; -- tidak akan menyesal, luka tidak akan menyiuk, pb sudah berketetapan hati untuk melakukan sesuatu dan tidak akan menyesal atau mengumpat kemudian jika timbul peris-tiwa yg tidak baik krn perbuatan itu; kita semua -- , tetapi kubur masing-masing, pb lain orang lain pikirannya; spt orang -- jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak, pb seseorang yg daif yg tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan semakin susah;

berhenti v 1 tidak bergerak (berjalan, bekerja, dsb) lagi; tidak meneruskan lagi; mandek: jantungnya ~ berdenyut; 2 berakhir; selesai; tamat: siaran televisi ~ pd pukul dua puluh tiga; 3 mengaso; beristirahat; berjeda: maka ~ lah ia sebentar, beristirahat di bawah pohon; 4 meletakkan jabatan (pekerjaan dsb) lagi: Pak Lurah akan ~ pd akhir bulan ini;

sampai [1] v 1 mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; 2 berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; 3 terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; 4 cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; 5 lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; 6 hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; 7 mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak --;

finis n 1 bagian terakhir (suatu perlombaan); penghabisan; 2 habis; berakhir; selesai


habis

habis adalah
 Wadah Kaca, Kaca, Kosong, BersihTabung, Pasta Gigi, Aluminium, Merah
habis 1 v tidak ada yg tinggal lagi (krn sudah digunakan, dibagikan, dimakan, dsb); tidak bersisa: semua barang dl gudang itu -- terbakar; 2 v selesai: pertunjukan sudah hampir --; 3 v tamat: bacalah buku itu sampai --; 4 v sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan: kontraknya telah --; 5 v keluar biaya: untuk pergi ke tempat pekerjaannya, ia -- enam ratus rupiah setiap hari; 6 p sesudah; setelah: -- mandi dan sarapan, anak-anak berangkat ke sekolah; 7 adv kalau begitu (tidak begitu); maka: -- , sampai kapan kita dapat tahan hidup begini; 8 n akhir: ia berjanji akan membayar utangnya -- bulan;-- perkara, nasi sudah menjadi bubur, pb tidak ada gunanya dibicarakan lagi; -- manis sepah dibuang, pb sesudah tidak berguna lagi, lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi dsb);
-- akal hilang akal, tidak tahu apa yg harus diperbuat;
-- bulan akhir bulan;
-- tempo sudah sampai pd batas waktu yg ditentukan; kedaluwarsa;

habis-habis a habis benar-benar; sampai habis sama sekali: tidak ~ (nya), tidak putus-putusnya; tidak berkesudahan;memakan ~ , menyuruh hilang-hilang, pb jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dng sebaik-baiknya;
berhabis v membuang-buang (uang, tenaga, waktu): ~ tenaga, ~ uang; ~ waktu;~ air, ki terlalu lama berunding atau bercakap-cakap;
menghabisi v 1 menyudahi; mengakhiri: beliau ~ pidatonya dng harapan agar hadirin dapat membantu usaha itu; 2 ki menghilangkan nyawa; membunuh: perampok telah ~ penghuni rumah itu;
menghabiskan v 1 menyelesaikan: ia berhasil ~ sisa pe-kerjaannya dl waktu singkat; 2 menjadikan habis; memakai (membelanjakan, memakan, dsb) hingga habis: ia ~ dua piring nasi; ia ~ hartanya di meja judi; 3 menamatkan: ia ~ novel yg tebal itu dl satu malam;~ umur membuang-buang waktu untuk berbuat yg kurang baik;
terhabiskan v dapat dihabiskan: krn ia lapar, makanan sebanyak itu ~ olehnya;
habis-habisan adv 1 hingga habis sama sekali (tidak ada yg tertinggal): rumah orang kaya itu telah dirampok ~; 2 terlampau sangat: krn kesalahan itu, ia dicaci maki ~;
penghabisan n 1 yg terakhir: aku akan berangkat dng kereta api ~; 2 kesudahan; akhir: ~ nya ia juga yg menang;
kehabisan v 1 sudah habis (terpakai atau terjual): mobil itu mogok krn ~ bensin; mereka yg datang terlambat akan ~ karcis; 2 kehilangan: orang tua itu sudah ~ akal;~ ikhtiar tidak dapat berbuat apa-apa lagi;
sehabis p kata penghubung untuk menandai waktu sesudah; setelah: ~ makan, mereka berangkat;
sehabis-habisnya adv 1 hingga habis semuanya (tidak bersisa sedikit pun): buah-buahan sekeranjang mereka makan ~; 2 hingga yg penghabisan sekali: ~ , harga kain itu Rp20.000,00 per meter; 3 teramat sangat; sejadi-jadinya: anak itu menangis ~

tidak adv partikel untuk menyatakan pengingkaran, penolakan, penyangkalan, dsb; tiada: tempat kerjanya -- jauh dr rumahnya; apa yg dikatakannya itu -- benar;

ada v 1 hadir; telah sedia: ia -- di sana; 2 mempunyai: ia tidak -- uang; 3 benar; sungguh (untuk menguatkan sebutan): ia -- menerima surat itu;asal -- kecil pun pada, pb kalau tidak mendapat banyak, sedikit pun cukup; -- nyawa, -- ikan, ki masih hidup, tetapi sudah hampir mati (dl keadaan hampir mati);

tinggal v 1 masih tetap di tempatnya dsb; masih selalu ada (sedang yg lain sudah hilang, pergi, dsb): saya disuruh -- di rumah; selamat --; 2 sisanya ialah ...; bersisa ...; tersisa ...; yg masih ada hanyalah ...: delapan dikurangi dua -- enam; uangnya -- dua puluh rupiah; tubuhnya kurus kering -- kulit pembalut tulang; ia disuruh menyelesaikan pekerjaannya yg --; 3 ada di belakang; terbelakang: pelajaran apa yg -- dr sekolah lain; 4 tidak naik kelas (tt murid sekolah): di kelas kami yg -- dua orang; 5 sudah lewat (lalu; lampau): masa yg gilang-gemilang itu sudah --; 6 diam (di): berapa tahun Saudara -- di Medan; saya -- di kampung; 7 selalu; tetap (demikian halnya): saudara -- saudara, uang -- uang; kita tidak -- diam, tetapi terus berusaha menolongmu; 8 melupakan: jangan -- adat; tidak -- memberi nasihat; 9 tidak usah berbuat apa-apa selain dr ...: semuanya sudah beres -- berangkat saja; kita -- menentukan betul atau salah; 10 bergantung kpd; terserah kpd; terpulang kpd: baik buruknya -- pd tuan; perkara ini -- tuan berhak memutuskannya; 11 (sbg keterangan pd kata majemuk berarti) a yg didiami: rumah --; tempat --;

sisa n apa yg tertinggal (sesudah dimakan, diambil, dsb); lebihan; saldo: -- makanan itu sudah dirubung semut;

selesai v 1 sudah jadi (tt sesuatu yg dibuat); habis dikerjakan: mudah-mudahan pembuatan jembatan itu dapat -- akhir tahun ini; 2 habis; tamat; berakhir: pertunjukan -- pukul 23.00; 3 beres (terbayar, lunas, impas): utangnya sudah --; 4 putus (tt perkara, harga, perundingan, dsb): perkaranya belum --; 5 teratur rapi; tidak kusut (tt rambut); jelas lagi baik (tt perkataan dsb): rambutnya -- diandam; kejadian itu diceritakannya dng --;

tamat v berakhir; habis; selesai (dibaca, diceritakan, dipertunjukkan, dsb); khatam;

sampai [1] v 1 mencapai; datang; tiba: setelah berjuang melawan badai, akhimya perahu kami -- di pantai dng selamat; kami -- di Bandung malam hari; 2 berbatas: kedalaman sungai hanya -- lutut; 3 terlaksana (tt cita-cita, harapan, niat, dsb); tercapai: mudah-mudahan cita-citamu --; 4 cukup: gaji kami tidak -- untuk hidup satu bulan; 5 lebih dr: harganya tidak -- seratus rupiah; 6 hingga: buku itu dibacanya -- tamat; perjanjian itu berlaku -- tahun depan; 7 mencapai tujuan; tamat: sekolahnya tidak --;

batas n 1 garis (sisi) yg menjadi perhinggaan suatu bidang (ruang, daerah, dsb); pemisah antara dua bidang (ruang, daerah, dsb); sempadan: mana -- kebun ini?; sungai ini menjadi -- Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah; 2 ketentuan yg tidak boleh dilampaui: pembentukan kabinet diberi -- waktu seminggu; tindakan itu dianggap orang telah melampaui -- kekuasaannya; 3 perhinggaan: air sungai itu tidak dalam, hanya sampai -- lutut;berjalan sampai ke -- , berlayar sampai ke pulau, pb segala usaha hendaknya sampai kpd maksudnya;

akhir n 1 belakang; yg belakang sekali; kemudian: suku kata yg --; 2 kesudahan; penghabisan: pd -- tahun ini;

sudah adv 1 telah jadi; telah sedia; selesai: setelah -- , kirimkan lekas-lekas baju itu; takkan -- dng bercakap-cakap saja, tidak akan selesai; 2 habis, berakhir: tidak sudah(-sudah)nya; janji -- , janji habis (mati); 3 telah lalu (lampau, terjadi); terdahulu: apa gunanya menyusahkan perkara yg --; masa yg -- tidak akan kembali lagi; semaksud dng surat yg --; 4 telah (menyatakan perbuatan yg telah terjadi): ia -- pandai membaca; 5 cukuplah sekian saja: -- jangan dibangkit-bangkit lagi perkara itu; 6 memang demikian (halnya, keadaannya, dsb); begitulah (halnya) sejak semula: -- saudagar, nakhoda pula; 7 sehabis; setelah: -- itu lalu dipanggil oleh ayahnya;; 8 cak berpihak: -- ke sana, berpihak kpd lawan;